Category Archives: Bidang Seni Budaya

  • -

Perayaan Jing Lao 2020 Paguyuban Hakka Jogjakarta

Tags : 

Penghormatan kepada pinisepuh atau yang biasa di sebut Jing Lao merupakan agenda utama tahunan Paguyuban Hakka Jogjakarta yang diselenggarakan setelah perayaan Imlek.

Acara yang dihadiri seluruh anggota Paguyuban Hakka Jogjakarta tahun ini diselenggarakan pada 5 Februari 2020 bertempat di Imperial Ballroom Rich Hotel dengan tema Bakti Setiap Generasi, Warisan Segala Zaman. Diharapkan generasi yang lebih muda dapat memberikan hormat dan bakti kepada para pinisepuh, dan sebaliknya pinisepuh dapat memberikan warisan budaya hakka bagi generasi yang lebih muda, ujar Y Rusmin, Ketua Umum Paguyuban Hakka Yogyakarta dalam sambutannya. Pengurus Paguyuban Hakka Jogjakarta juga mengapresiasi kepada Putra Putri Hakka Jogjakarta atas kerjasama dan kekompakannya sehingga Jing Lao 2020 dapat terselenggara dengan sangat meriah.

Y Rusmin, Ketua Umum Paguyuban Hakka Yogyakarta memberikan penghormatan kepada para Pinisepuh.

Acara Jing Lao 2020 ini dimeriahkan oleh Barongsai Panbers, Koor dari Pengurus Paguyuban Hakka Jogjakarta, Tarian dari ibu – ibu peranan wanita Paguyuban Hakka Jogjakarta, Penyanyi Remaja Yogyakarta Ananda Felise, Tarian dari anak anak Hakka Jogjakarta dan Nyanyian dari Pak Suryadi & Pak Fantoni.

Tarian dari ibu – ibu peranan wanita Paguyuban Hakka Jogjakarta.

Ada yang beda dari tahun sebelumnya, Jing Lao 2020 mengundang para pinisepuh tampil bersama di depan panggung, diberikan angpao oleh para pengurus Paguyuban Hakka Jogjakarta, serta foto bersama yang akan dijadikan kenang kenangan para pinisepuh.

Foto bersama dengan pinisepuh.


  • -

Perayaan Malam Zhong Qiu atau Moon Cake Festival 2018 di Singkawang

Tags : 

Perhimpunan Hakka Indonesia Sejahtera (PHIS) menggelar Gala Dinner Perayaan Malam Zhong Qiu (Moon Cake Festival/ Kue Bulan) di halaman Singkawang Grand Mall, Jalan Alianyang Rabu 26 September 2018.

Moon Cake Fertival ini merupakan rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II periode kepengurusan ke-2 di Hotel Swissbellin Singkawang Grand Mall.


  • 0

Mengundang Dewa Itu Gampang, Menghantar Dewa Itu Sulit

Tags : 

请神容易送神难

Jiang Shen Yung Yi, Sung Shen Nan

Beberapa waktu yang lalu Perhakkas mendapat kehormatan diundang untuk menghadiri ulang tahun ke-15 Paguyuban Hakka Karesidenan Madiun sekaligus perayaan Zhong Qiu. Ada beberapa acara yang menarik perhatian, antara lain pidato Ketua Paguyuban Hakka Karesidenan Madiun Bp. Hartono Wu Tek Bing (吴老师) dengan menggunakan Hak fa (Bahasa Hakka), juga penampilan paduan suara tiga generasi yang membawakan lagu Ke Jia Ren dan lagu Zhong Guo Ren dari Andi Lau (刘得华的中国人) yang telah dirubah kalimat akhirnya jadi wo men dou shi kejia ren (我们都是客家人). Hal lain yang memukau adalah penampilan adik Angela (陈小仙) yang masih berusia 13 tahun namun mampu membawakan syair anak dan lagu Nyet Kuong Kuong (月光光) & Hakka Nyin He Yu Liau (客家人系有料) dengan Hak fa yang fasih serta gerakan lincah.

Dalam acara itu juga ada kuis pepatah Hak fa yang dibawakan oleh Bapak Hartono sendiri. Berbagai pepatah yang dilontarkan rupanya sulit dijawab para undangan, namun ada satu pepatah yang menarik dan menjadi inspirasi untuk tema buletin edisi 51 ini: “Jiang Shen Yung Yi, Sung Shen Nan (请神容易送神难), Mengundang Dewa itu gampang, menghantar Dewa itu sulit”.

Pepatah itu dipakai untuk menggambarkan situasi di mana kita dengan maksud baik telah memberi pertolongan, namun suatu saat pertolongan itu malah menjadi masalah bagi kita. Bahasa Jawa memiliki pepatah yang mirip, “Diwenehi ati nggrogoh rempelo” atau “Nulung malah kepentung”.

Sebagai contoh, suatu ketika kita memiliki sebuah rumah yang tidak terpakai, lalu karena kasihan kita mengijinkan saat ada orang yang memohon untuk menempati dengan gratis dan bersedia merawat serta menjaga rumah tesebut. Setelah sekian lama, kita berniat untuk membangun dan menggunakan sendiri rumah itu, namun orang yang sebelumnya kita tolong itu tidak mau pergi dan memakai banyak alasan, bahkan menuntut pesangon segala.

Seorang anggota Perhakkas pernah bercerita, dia punya rumah yang bersebelahan dengan sebuah sekolah. Karena teras rumahnya lebar, ada penjual makanan nasi bungkus dan aneka makanan ringan serta minuman dengan gero-bak minta ijin untuk menempati teras tersebut. Pada awalnya pemilik rumah dengan senang hati memberi ijin dan menganggap rumah jadi aman karena terasnya selalu ramai jadi tempat berkumpul para orang tua murid dan sopir penjemput sekolah sambil makan atau minum.

Seiring waktu, pemilik rumah merubah bangunan pagar rumahnya untuk dijadikan kios. Yang terjadi adalah penjual makanan ter-sebut tidak mau pindah, hanya mau bergeser ke samping, bahkan tak lama kemudian kembali pada posisi semula. Pemilik rumah mulai terasa terganggu dan mencari cara untuk minta dia pindah. Tentunya tidak mudah, penjual makanan gerobak merasa usahanya terancam, maka mulai menjelek-jelekan sang pemilik rumah kepada para pelanggannya dan menceritakan bahwa dia diusir.

Hal yang sama bisa kita lihat dengan lahan-lahan kosong di perkotaan, baik di tepi jalan atau pinggir sungai, baik milik pemerintah maupun swasta, di atasnya dibangun gubuk oleh para pendatang untuk rumah singgah, lalu bangunan itu menjadi semi permanen, dan lama-lama jadi permanen. Saat akan dipakai oleh pemiliknya, sulit sekali untuk menggusur mereka, akan ada demo menuntut hak, ganti rugi dan sebagainya.

Kita bisa melihat banyak pengusuran terjadi di hampir semua kota besar dan jarang yang berjalan mulus, pasti ada perlawanan dari pihak yang tergusur terhadap aparat pemerintah yang menertibkan.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Banyak faktor, ada yang memang disengaja oleh oknum untuk memperoleh keuntungan pribadi. Ada juga akibat ketidakpedulian aparat, misalnya sejak awal membiarkan bantaran sungai dibuat bangunan, trotoar dijadikan lokasi berjualan.

Beberapa waktu lalu redaksi bertemu dengan seorang pengurus perkumpulan ormas. Beliau selaku salah satu pendirinya mengungkapkan kekecewaan terhadap kepengurusan saat ini, karena pada beberapa kegiatan dia tidak mendapat undangan. Beliau merasa sudah tidak dihargai lagi. Walaupun telah mengundurkan diri dari pengurus, namun sebagai anggota senior tentunya dia tidak boleh dilupakan.

Dalam organisasi, saat pembentukan atau pergantian pengurus, tim panitia mencari sosok yang dianggap punya potensi, baik secara finansial, kemampuan dan kepedulian sosial dan mau untuk jadi pengurus dengan cara lobby. Orang orang yang sudah diposisikan dalam suatu jabatan ada yang tepat dalam melaksanakan tugasnya, tapi tidak jarang orang yang dipilih tidak memiliki hati atau tidak mampu bekerja secara tim sehingga terjadi gesekan. Dalam kondisi seperti ini, mengganti pengurus yang bermasalah atau kurang baik kinerjanya bisa menjadi persoalan besar. Seringkali yang bersangkutan tersinggung dan merasa dilecehkan. Dulu diminta untuk menjadi pengurus, sekarang akan dikeluarkan dari kepengurusan. Jangankan diganti, dipindah posisinya saja kadang menjadi masalah. Orang  ini akan merasa harga dirinya diinjak, apalagi tipe orang tersebut senang disanjung dan punya kepentingan, apabila tidak mendapat apa yang diharapkan, akan mudah menjadi perusak suasana dalam tim kepengurusan. Inilah yang dikiaskan mengundang dewa gampang menghantar pulang sulit.

Ada ormas yang suka mengangkat pejabat atau orang yang punya kekuasaan dalam peme-rintahan atau politik, didudukkan sebagai pelindung, ketua kehormatan, penasehat dan sebagainya. Kadang orang yang diangkat itu merasa dirinya orang penting, lalu menuntut diperlakukan sebagai VIP, duduknya harus di VIP, jika diundang harus pakai fasilitas mewah. Ketika ada pelayanan yang dirasa tidak menyenangkan, maka orang tersebut akan marah dan boikot.

Banyak perkumpulan, yayasan, paguyuban dan sebagainya di mana setiap pergantian pengurus selalu muncul masalah antara pengurus baru dan lama, antara senior dan junior. Sebagian pengurus lama yang tidak terpilih lagi merasa dirinya tidak terpakai lagi dan terusir dari kepengurusan, lalu mendirikan kubu.

Di sini dibutuhkan jiwa legowo, kebesaran hati dan pikiran positif. Harus punya sifat mawas diri dan menyadari bahwa semua hal ada waktunya. Pergantian pengurus juga harus dilihat sebagai ajang kaderisasi, di mana generasi muda diberikan kesempatan untuk menerima estafet kepemimpinan. Jadi tidak perlu merasa disingkirkan ataupun terusir, malah sebaliknya memberikan bimbingan atau saran secara terbuka berdasarkan pengalaman saat aktif dalam kepengurusan. Dengan cara demikian, kita yakin mantan pengurus tersebut malah semakin dihormati.

Akhirnya kita berharap para pengurus organisasi Tionghoa di Indonesia yang baru seumur jagung berdiri lagi, mampu menunjuk-kan kematangan diri, memberikan contoh bagaimana seharusnya mengurus sebuah organisasi dengan baik, agar dari generasi ke generasi organisasi semakin jaya dan semakin memberikan sumbangsih bagi masyarakat.

 

不久前梭罗客属联谊会应邀出席茉莉芬客属公会庆祝创立15周年及庆中秋的晚会。有些晚会节目引人注目,如茉莉芬客属公会主席吴德平(译音)用客话致词,三代人合唱队演唱《客家人》及刘德华的《中国人》(最后歌词改称“我们都是客家人”),13岁少年陈小仙流利用客话、用动作朗诵诗《月光光》与演唱《客家人系有料》。

另外,吴主席推出的竞猜客话成语难倒了观众。其中有趣的客话成语“请神容易送神难”启发我们引用它成为第51期《客家之窗》的主题。

“请神容易送神难”含义指出,我们有心相救,后来倒成为我们自己的麻烦。它近似于爪哇谚语“Diwenehi ati nggrogoh rempelo” (得寸进尺)或“Nulung malah kepentung”(相救挨棒)。举例: 我们有间不用的房子无偿借给需要房子的人以保护它。经几多久后我们因需要要收回它,但借住的人用各种理由拒迁, 甚至要求补损资金。

有位梭罗客联会员曾讲述,他有间挨靠学校的房子,其屋檐广宽,有位用手推车贩卖饭包饮料的商贩要求借用屋檐驻下。起先屋主允许他,觉得有人在外看守其屋。随着时间的变迁,屋主计划在屋檐建造店位,想方设法要商贩走开。最初商贩只挪动一点手推车,后来索性不挪动,还向食客净说屋主的坏话,说屋主要赶走他。

同样的事发生在城市在街边或河岸属于政府或私人的空地上 ,起先被新来人建上临时搭棚用于居留所,渐渐改成半定性,后来建成永久性建筑物。政府或私人需要用它时,永久性的屋主就懒于搬迁,被逼迁时进行反抗、示威,要求补偿资金。

我们从电视、报纸等了解到,几乎在大城市发生的逼迁行动总是不顺利进行,发生被逼迁者反抗政府人员的肃清行动。

为什么会发生此事?有种种原因。有的让它发生以中饱私囊。有的政府人员熟视无睹,不尽力尽职,等严重了就靠动用武力来解决。

不久前编辑者遇见一位民团负责人。他作为民团创立者表示对现时领导的失望,因为有的活动他不被告知。他感觉已不受重视,虽然已退出领导地位,作为会员不能被忽列。

在团体里,成立或改选理事时,筹委会进行亲近询问物色中肯的领导,即在财经、领导上的能力与愿意侍奉社会。被委任某种职位的有的合乎称职,有的无心与其他同事合作。这时更换不称职的干部是棘手的事,被更换者会伤自尊。有的被调动职位很不高兴,如果得不到想要得利益,将成为害群之马。这些影射着“请神容易送神难”。

很多团体、基金会、公会等在改选时出现新旧、老少 领导之间的矛盾。不被选上的旧领导将不甘心不被利用、感觉被赶出领导层 而自组帮派。

在这里需要自我牺牲、大风度、积极思想的精神。要有自我检讨作风,自觉何事都有终点。更换领导是培养领导,造就新一代领导培养接班人。不当领导仍积极提建议,关心团体。这样,前任领导越受尊重。

我们希望,在印尼还成立不久的华人组织,以身作则,做好榜样,代代相传,为社会作贡献。


Selamat datang di Website Hakka Yogyakarta! Koneksikan diri anda dengan Hakka Nyin lainnya dan daftarkan diri anda sekarang!