Category Archives: Putra Putri Hakka

  • -

Putra Putri Hakka Jogjakarta mengulurkan bantuan atas musibah pandemi COVID-19

Tags : 

beberapa saat terakhir ini seluruh dunia tidak terkecuali Indonesia sedang mengalami musibah pandemi COVID-19 yang menjadikan banyak daerah mengalami penutupan sementara agar wabah ini tidak semakin menyebar. Selain itu kebutuhan akan bahan medis, kebutuhan pokok seperti bahan makanan juga menjadi sedikit sulit.

Maka Putra Putri Hakka Jogjakarta melalui Ako Amoi Hakka Jogjakarta mememberikan bantuan berupa pakaian yang layak pakai, beras dan juga masker non medis kepada pihak yang membutuhkan seperti panti sosial sebagai bukti kepedulian dan prihatin atas pandemi COVID-19 ini.

Sasaran pertama yang dikunjungi adalah Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia – Yogyakarta, terletak di Jl. Bangau No.8 Plemburan Sleman Yogyakarta. Mereka mengutarakan saat ini pihaknya terdapat 12 anak, 16 orang tua, dan didampingi oleh 5 orang pembina. Selain itu terdapat 2 anak balita yang sedang dirawat di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Putra Putri Hakka Jogjakarta menyerahkan bantuan berupa 85 kilogram beras, dan 30 masker kain untuk anak dan 40 masker kain untuk orang dewasa juga tidak lupa 150 stel pakaian anak yang layak pakai dengan harapan agar dapat membantu meringankan sulitnya dalam memenuhi kebutuhan pokok dalam masa sulit ini.


  • -

Ako Amoi Hakka Jogjakarta Dan Putra Putri Jogjakarta Menyelenggarakan Kegiatan Bagi Takjil

Tags : 

Ako Amoi Hakka Jogjakarta dan Putra Putri Hakka Jogjakarta menyelenggarakan kegiatan bagi takjil yang berupa nasi kotak dan minuman kepada masyarakat yang berpuasa dimana dipersiapkan sebanyak 500 paket  untuk dibagikan di perempatan Tugu Jogjakarta 1 Juni 2019 pukul 16.00 WIB.

Paket Takjil dibagikan Kepada Pengendara yang Sedang Berhenti.

Acara yang dikoordinir oleh Ako Jogjakarta 2018, Stefan bersama rekan Ako Amoi Jogjakarta serta Putra Putri Hakka Jogjakarta ini mendapat sambutan baik dari masyarakat yang sedang menjalankan puasa. Pak Ahmad beserta ibu, warga Jakarta yang sedang libur di Jogja mengapresiasi kegiatan ini. Beliau berharap kegiatan positif ini dapat memberikan dampak positif kepada generasi muda lainnya dan akan menjadi agenda rutin untuk anak muda di Jogjakarta agar saling berbagi dan sebagai wadah memupuk toleransi antar umat beragama di Jogjakarta.

Ako dan Amoi sedang Swafoto

Ketua Paguyuban Hakka Jogjakarta, Y. Rusmin juga memberikan apresiasi kepada generasi muda Hakka Jogjakarta atas terselenggaranya kegiatan bagi takjil ini. Semoga semangat Putra Putri Hakka khususnya Ako Amoi Hakka Jogjakarta semakin meningkat dan semakin kompak dalam menyelenggarakan kegiatan Paguyuban Hakka Jogjakarta.


  • 0

Hakka Ako dan Putera Puteri Paguyuban Hakka Yogyakarta Ikut Melestarikan Budaya Teater Tionghoa Untuk Memperingati Festival Kue Bulan

Tags : 

Untuk memeringati Festival Kue Bulan yang jatuh pada 4 Oktober kemarin, para putera dan puteri dari Paguyuban Hakka Yogyakarta ikut merayakannya bersama keluarga Tionghoa lainnya di kota Yogyakarta. Acara yang diadakan di Klenteng Chen Ling Kiong Poncowinatan ini tidak hanya dihadiri oleh para warga Yogyakarta penikmat seni kebudayaan Tionghoa, tapi juga terlihat Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Purwadi dan para petinggi pemerintahan lainnya ikut menikmati pertunjukkan budaya malam itu.

Dalam perayaan Festival Kue Bulan tersebut, 2 Hakka Ako Yogyakarta bersama para Koko Cici Yogjakarta, Ako Jonathan Andy Darmawan dan Ako Federico mendapatkan kesempatan untuk unjuk bakatnya dalam bidang teater pertunjukkan yang diberi judul Fragmen Legenda Dewi Bulan. Ako Jonathan mendapatkan peran  sebagai kaisar Yao, sedangkan Ako Federico berperan sebagai panglima Tian Feng alias Pat kay. Selain itu, acara juga dimeriahkan dengan tari-tarian dari putera puteri Paguyuban Hakka Yogjakarta & FuQing.

Acara yang diikuti oleh putera puteri Hakka Yogyakarta ini adalah acara yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya, yang diadakan oleh Jogja Chinese Art and Culture Centre (JCACC), dimana Ketua Paguyuban Hakka Yogyakarta, Soekeno, merupakan salah satu tokoh penting dan pendirinya. Selama ini JCACC adalah pihak yang sering mengadakan acara tahunan peringatan hari raya Tionghoa di Yogyakarta, seperti Imlek, Pehcun & Tongjiu. JCACC sendiri terdiri dari 14 perkumpulan masyarakat Tionghoa di Jogja, dan salah satunya adalah Paguyuban Hakka Yogyakarta. Pelaksanaan ke-tiga event itu selalu digilir. Untuk perayaan Tiongjiu yang dilaksanakan tadi malam (4/10) tim pelaksananya adalah dari Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Yogyakarta. Untuk Paguyuban Hakka Yogyakarta akan mendapat giliran untuk menjadi tuan rumah Perayaan Imlek tahun 2018 nanti, dimana biasanya perayaan Imlek JCACC disebut dengan Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY).

Untuk perayaan imlek tahun depan, rencananya akan diadakan selama 7 hari di daerah Ketandan Jogja. Paguyuban Hakka Yogyakarta yang menjadi tuan rumah akan mengorganisir berbagai acara, mulai dari tari-tarian, karaoke mandarin, lomba bahasa mandarin, wayang potehi, Koko Cici Jogja, stand bazar, karnaval Jogja dragon festival, dan acara lainnya.

Paguyuban Hakka Yogyakarta ingin mengundang Hakka Nyin sekalian untuk bisa hadir dan memeriahkan acara tersebut tahun depan, karena mereka akan memberikan yang terbaik untuk pelaksanaan acara tersebut.

 


  • 0

Kunjungan PPHI Pusat ke Pemilihan Hakka Ako Amoi Bandung

Tags : 

Pemilihan Ako Amoi di daerah tengah berlangsung, salah satunya di Yayasan Harapan Kasih, Bandung. Pada hari Minggu, 8 Oktober 2017 lalu, Ketua Pembina Putra-Putri Hakka Indonesia, Bapak Tony Herman bersama dengan perwakilan Hakka Ako Amoi 2016 melakukan kunjungan ke gedung Yayasan Harapan Kasih, tempat berlangsungnya karantina Hakka Ako Amoi Bandung.

Kedatangan perwakilan PPHI Pusat ini disambut baik oleh Ketua Yayasan Harapan Kasih Bandung, Bapak  Tjie Tjin Fung. Setelah beramah-tamah, perwakilan PPHI diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman tentang Hakka Ako Amoi.

Di depan 33 peserta Hakka Ako Amoi Bandung, Bapak Tony Herman memberikan penjelasan mengenai sejarah masyarakat dan semangat Hakka, serta pentingnya memiliki relasi dengan orang-orang Hakka lainnya. Klemen Julian, Juara Hakka Ako Amoi Indonesia 2016 yang bersalah dari Jakarta dan Brenda Jeremia, 5 terbaik Hakka Ako Amoi Singkawang menceritakan tentang pengalaman saat mendaftar Pemilihan Ako Amoi tahun 2016. Peserta Hakka Ako Amoi Bandung sangat antusias mendengarkan pengalaman yang bisa mereka jadikan bekal selama mengikuti Pemilihan Hakka Ako Amoi Bandung.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan Talent Show dari peserta. Talenta yang ditampilkan tahun ini beragam, dari bernyanyi, bermain alat musik, beatbox, wushu, grafologi hingga disk jockey (DJ). Semua peserta mendapatkan pelatihan dari tim Hakka Ako Amoi Bandung agar penampilan mereka semakin menarik.

Pemilihan Hakka Ako Amoi Indonesia Ke-2 akan diadakan tahun 2018. Hakka Ako Amoi terbaik dari daerah masing-masing akan mewakili daerahnya untuk meraih penghargaan sebagai Hakka Ako Amoi Indonesia. Nantinya, mereka semua yang akan menjadi Duta Hakka Indonesia dan memperkenalkan kekayaan budaya dan semangat Hakka ke seluruh masyarakat di Indonesia.

 


Selamat datang di Website Hakka Yogyakarta! Koneksikan diri anda dengan Hakka Nyin lainnya dan daftarkan diri anda sekarang!